Pompa surya merupakan teknologi sederhana, ramah lingkungan dan biaya murah. Pompa yang memanfaatkan energi matahari ini mampu mengatasi persoalan daerah-daerah yang mengalami kesulitan air. Kini, teknologi terbarukan ini dimanfaatkan UGM dan Kemenristek untuk diterapkan di daerah pesisir selatan Kabupaten Gunung Kidul yang dikenal sebagai daerah sulit air.
sumber daya alam
Kepala Bidang Inventarisasi Sumberdaya Alam Laut, BAKOSURTANAL, Drs. Suprajaka, M.T berhasil meraih gelar doktor di Bidang Ilmu Geografi dalam ujian promosi doktor di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM, Selasa (15/5). Dalam disertasinya berjudul “Fragmentasi Spasial pada Ekosistem Lahan Basah Berbasis Citra Multi Temporal di Surabaya dan sekitarnya”, laki-laki kelahiran Bantul 29 September 1964, ini menjelaskan terjadinya fragmentasi spasial akibat perkembangan permukiman pada ekosistem lahan basah. “Kondisi ini menjadi persoalan penting ketika fragmentasi ini terjadi pada ekosistem yang sangat rapuh dan terbatas keberadaannya, yaitu ekosistem lahan basah,” papar Suprajaka, dosen luar biasa Universitas Indonesia Esa Unggul, Jakarta.
UGM meluncurkan mobil listrik eSemar Xperimental yang akan digunakan secara resmi sebagai sarana transportasi di lingkungan kampus. Peresmian penggunaan mobil listrik dilakukan oleh Rektor UGM Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng., Ph.D., dengan melakukan test drive mengelilingi halaman Balairung UGM, Rabu (28/3).
Dosen Geologi dari Yangon University, Myanmar, May Thwe Aye, berhasil meraih gelar doktor di kampus UGM setelah mempertahankan ujian disertasi penelitiannya tentang mineralisasi skarn pada endapan emas dan tembaga di tambang Batu Hijau, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Dalam penelitiannya dia mendapatkan bahwa di areal pertambangan batu hijau tersebut tidak ditemukan batuan gamping. Padahal endapan emas umumnya tertutup oleh empat satuan batuan, yakni batugamping, batupasir meta-batupasir tufaan, batuan intrusi diorit-andesit porfiri dan retas batuan andesit. “Meski tidak dijumpai batugamping pada deposit Batu Hijau, namun keberadaannya diganti dengan batuan-batuan vulkanik kaya kalsium yang terbentuk secara mineralisasi dengan tipe skarn,” kata May Thwe Aye dalam ujian doktor dalam ilmu geologi fakultas teknik UGM, Jumat (10/2).
Rencana UGM untuk mengembangkan nangka sebagai tanaman budaya di Yogyakarta disambut baik oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo. Menurut Bupati, buah nangka tidak hanya berguna sebagai bahan baku membuat gudeg namun juga kayu pohon tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bahan perkakas dan mebel. “Pengusaha mebel kayu nangka perlu kita dorong ke arah itu,” kata Bupati dalam diskusi yang berlangsung di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri, Selasa (24/1).
Sepanjang tahun 2011, konflik lingkungan masih terus terjadi, bahkan mengalami peningkatan. “Sampai dengan 30 November 2011, tercatat ada 102 konflik sumber daya alam,” ungkap Mukri Friatna, Kepala Departemen Kampanye dan Advokasi Walhi. Ditemui dalam konferensi pers evaluasi akhir tahun Greenpeace, Kamis (22/1/2011) di Jakarta, Mukri mencontohkan pencemaran lingkungan, hingga Januari 2011 tercatat 79 kasus. “Angka konflik terbesar dipimpin oleh kebun kelapa sawit dan pertambangan. Jadi, pelakunya masih sama,” jelas Mukri sambil mengungkapkan konflik itu pun belum mencakup wilayah yang tidak terekspos.
Beberapa Negara di seluruh dunia masih dihantui oleh ancaman krisis global. Tidak hanya itu, peradaban dunia juga menghadapi persoalan serius terkait dengan degradasi sumber daya alam, energi, lingkungan, dan pangan. Bahkan, di tengah krisis sumber daya tersebut, di beberapa negara Eropa kini tengah tengah menghadapi krisis finansial. Sementara posisi Indonesia masih menghadapi tantangan besar dimana model pembangunan ekonomi yang dikembangkan telah menggerakkan pembangunan ekonomi yang cenderung bersifat ekstraktif dan berjangka pendek. Bahkan dda kecenderungan besar dimana upaya mempertahankan fungsi lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari masih jauh dari yang diharapkan.
Warga Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Gunung Kidul, yang berjumlah lebih dari lima ribu penduduk, belum dapat mengoptimalkan hasil pertaniannya, seperti padi, kedelai, dan jagung. Masyarakat setempat selama ini masih bertani ataupun berwirausaha secara tradisional. Akibatnya, hasil pertanian dan wirausaha yang digeluti menjadi tidak maksimal.
Proses pelibatan masyarakat hukum adat dalam penyusunan rencana tata ruang wilayah Kabupaten Manokwari belum optimal. Pada umumnya, pelibatan masyarakat bersifat formalitas belaka. Hanya kepala suku atau tokoh adat yang disertakan, sementara para pemangku hak tidak dilibatkan dalam perencanaan, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Manokwari, Roberth K.R. Hammar, S.H., M.H., dalam ujian terbuka untuk memperoleh gelar doktor di Fakultas Hukum UGM, Kamis (16/6).
Meningkatnya emisi CO2 secara terus-menerus menjadi keprihatinan mendalam para pakar lingkungan. Protokol Kyoto tahun 1999 hingga kini belum mampu menjadi instrumen bagi pengendalian emisi di dunia. Bahkan, Amerika sebagai penyumbang emisi CO2 terbesar kedua di dunia, yang mencapai 5,8 miliar ton per tahun, belum juga menandatangani Protokol tersebut. Demikian pula dengan China sebagai penyumbang emisi terbesar di dunia, yang mencapai 6,5 miliar ton per tahun. “Indonesia sendiri, jumlah total emisi CO2 di tahun 2000 mencapai 1,4 miliar ton atau mencapai 5,9% dari tingkat emisi CO2 di dunia,” ujar Prof. Dr. Jumina di Pusat Studi Energi UGM, Senin (11/4), menjelang penyelenggaraan Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Manusia Bidang Energi Bersih menuju Ketahanan Energi Nasional.
Sebagian besar longsor yang terjadi di Indonesia biasanya berupa aliran debris dan banjir bandang. Peristiwa longsor dari tahun ke tahun semakin berisiko karena dapat dipastikan setiap tahun terjadi bersamaan dengan datangnya musim hujan . Dalam beberapa waktu terakhir jumlah kejadian longsor semakin besar intensitasnya dan cakupan dampaknya semakin luas terutama di kawasan gunung api yang sudah tidak aktif.
Sektor energi adalah bagian yang penting dan strategis. Namun sayang, seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan energi, pengelolaannya dinilai masih belum optimal dan sering masih berpihak kepada kepentingan asing. Di samping itu, saat ini masih tampak gejala penggunaan energi yang belum efisien.
Pengelolaan sumber daya air merupakan tanggung jawab pemerintah sebagai penguasa atas air. Namun, dalam pelaksanaannya hal itu perlu mendapat dukungan dari para petani sebagai penerima manfaat. Tanpa ada kerja sama yang baik, pengelolaan sumber daya air tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan.