From Kolokium Kendeng, posted by Aditya L Ramadona on 5/09/2011 (4 items)
Generated by Facebook Photo Fetcher
From Kolokium Kendeng, posted by Aditya L Ramadona on 5/09/2011 (4 items)
Generated by Facebook Photo Fetcher
read more
Berita Monday, 9 May 2011
Kota Semarang merupakan satu diantara kota besar di Indonesia, memiliki luas wilayah 373,4 km2 dengan jumlah penduduk 1.481.460 jiwa (2008). Ditinjau dari kondisi geografis di bagian selatan terdiri dari perbukitan struktural denudasional dan perbukitan vulkanik, sedangkan dataran aluvial terletak di bagian utara.
Peserta yang ingin mengetahui lokasi penginapan yang berada di sekitar tempat pelaksanaan Interkonferensi BKPSL 2011, dapat melihat informasi di bawah ini. Harga yang tertera pada informasi ini merupakan harga yang sewaktu-waktu dapat berubah. Dengan demikian, peserta yang ingin melakukan pemesanan kamar diharapkan untuk dapat menghubungi secara langsung pihak penginapan melalui nomor telepon yang sudah dicantumkan.
Universitas Gadjah Mada dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan kegiatan program ‘Zakat Community Development’ dalam rangka pengembangan Desa Srimartani sebagai wilayah Agropolitan untuk mendukung program ketahanan pangan. Peresmian tersebut ditandai penyerahan bantuan simbolis berupa alat dan mesin pertanian berupa traktor, pompa air dan power thresher kepada perwakilan kelompok tani di Desa Srimartani, Rabu (4/5). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Srimartani ini dihadiri oleh Ketua Baznas Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, Wakil Bupati Bantul Drs. Sumarno dan Asisten Wakil Rektor Senior Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat UGM Prof. Dr. Ir. Zuprizal. read more
From Pembukaan AMDAL C-41, posted by Aditya L Ramadona on 5/02/2011 (4 items)
Generated by Facebook Photo Fetcher
read more
Kegiatan Monday, 2 May 2011
From UKL UPL, posted by Aditya L Ramadona on 5/02/2011 (4 items)
Generated by Facebook Photo Fetcher
read more
Berita Monday, 2 May 2011
Indonesia berpeluang menjadi pemimpin global dalam perubahan iklim bila sukses mengimplementasikan REDD, kata Administrator Badan PBB untuk Program Pembangunan (UNDP) Helen Clark. “Indonesia memiliki kesempatan besar untuk menjadi pemimpin global dalam perubahan iklim. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menetapkan jadwal untuk mengurangi emisi, dan hanya tercapai bila REDD diimplementasikan,” katanya di Jakarta dalam wawancara khusus dengan ANTARA.