Seperti di negara-negara lain, Norwegia terus berupaya keras berubah untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang rendah emisi. Sebagai negara maju, iapun turut bertanggung jawab, dan memimpin dalam pengurangan emisi domestik. Oleh karena itu setelah menetapkan berbagai tujuan dan mendapat dukungan mayoritas Parlemen, Norwegia bertekad mewujudkan karbon netral pada tahun 2030.
Berita
From AMDAL Penyusun – Studi Lapangan, posted by Aditya L Ramadona on 4/20/2011 (8 items)
Generated by Facebook Photo Fetcher
Kebijakan pembangunan tata ruang berbasis ekosistem semakin mendesak dilakukan oleh para pemangku kepentingan di daerah untuk menyelamatkan keberadaan ekosistem flora dan fauna yag semakin hilang seiring laju pembangunan perkotaan dan pemukiman yang berskala besar dan kompleks. Hal itu mengemuka dalam seminar pembangunan tata ruang berbasis ekosistem di fakultas kehutanan. Hadir sebagai pembicara pakar perencanaan kota dan daerah UGM Bobi Setiawan, Ph.D dan Koordinator wildlife species WWF Chairul Shaleh.
Sebanyak 37 peserta Pelatihan Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL Tipe B) PSLH-UGM Angkatan ke-52, yang berasal dari seluruh Indonesia, berkunjung untuk lakukan praktek lapangan di wilayah Kabupaten Bantul. Kedatangannya diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bantul di Pendopo Parasamya, Senin (18/4).
From Bapedalda Morotai, posted by Aditya L Ramadona on 4/18/2011 (3 items)
Generated by Facebook Photo Fetcher
Harimau Sumatera merupakan satu-satunya dari subspecies Harimau yang masih tersisa di Indonesia. Sementara Sub species harimau jawa dan harimau bali sudah punah. Kendati demikian, harimau sumatera kini terancam mengalami hal yang sama. Populasinya semakin menurun seiring maraknya perdagangan ilegal satwa liar dan deforestasi hutan. Diperkirakan, jumlah populasi harimau sumatera kini tinggal tersisa 7 persen di masing-masing habitatnya.
Terjadinya migrasi (perpindahan) penduduk dari sebuah tempat/negara ke tempat lain dari waktu ke waktu terus mengalami perubahan. Pola perubahan migrasi ternyata tidak hanya terbatas pada faktor demografi saja, namun cukup kompleks mulai dari ekonomi, politik, konflik hingga perubahan iklim.