e-Book


    Deprecated: Function eregi() is deprecated in /home/pslh/public_html/home/pawang/show_news.php on line 16
    403 - Forbidden

    403 - Forbidden

    Bahaya Obat Nyamuk di Sekeliling Kita

    Oleh: Cesaria Eka Yulianti S.

    Siapa yang tidak pernah menggunakan obat nyamuk dalam keseharian ini? Keberadaan obat antinyamuk sangat dibutuhkan setiap keluarga. Bukan hanya untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk agar tidur malam terasa nyenyak, juga untuk mencegah terjangkitnya penyakit akibat gigitan nyamuk yang bisa membahayakan nyawa, seperti malaria dan demam berdarah. Nyamuk berkembang biak dengan pesat dan penyakit demam berdarah mengintai di mana-mana, obat antinyamuk menjadi barang yang vital.

    Tapi ternyata obat nyamuk ini tidak betul-betul melindungi. Sebaliknya, malah berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih berat dan berbahaya. Hal ini disebabkan obat antinyamuk dibuat dari bahan-bahan kimia yang tidak seratus persen aman bagi kesehatan. Awal mulanya bahan-bahan kimia ini dianggap tidak bermasalah. Belakangan, seriring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan gencarnya riset yang dilakukan, diketahui satu per satu bahan kimia yang terdapat dalam obat antinyamuk terbukti merugikan penggunaanya. Sayang, kerugian in tidak disadari masyarakat karena sebagian besar efek negatifnya baru terasa beberapa tahun kemudian. Benar-benar merusak tubuh secara bertahap, perlahan dan diam-diam.

    Dari beberapa email yang datang ke alamat email saya, terdapat email yang berisi pengakuan dari salah seorang karyawan yang bekerja di Pabrik Obat Nyamuk Baygon suatu pabrik obat nyamuk terkemuka di negeri ini. Karyawan tersebut mengungkapkan bahaya obat nyamuk sebagai berikut.

    Dari milis tetangga, semoga berguna.

    Salam, Mudah2an artikel di bawah ini bisa bermanfaat....

    Agak ragu saya menulis artikel ini karena menyangkut pekerjaan yang saya geluti, tapi sebagai orang yang sedikit banyak tahu saya merasa berdosa bila tidak menyampaikannya. Silakan di-forward bila perlu.

    Seberapa sering anda memakai obat nyamuk? Apa mereknya? apa jenisnya? ampuhkah? berapa harganya? itulah pertanyaan yang sering mucul tentang obat nyamuk, tapi berapa banyak yang bertanya AMANKAH?

    Saya harus bilang bahwa saat ini boleh dibilang tidak ada satu pun obat nyamuk di Indonesia yang benar2 ampuh dan AMAN. Prinsip dasar yang harus dipahami semua orang ketika menggunakan obat nyamuk adalah bahwa zat yang dipakai itu RACUN, dan tidak ada racun yang benar-benar aman.

    Saya sedih melihat iklan-iklan di TV dan media lain yang menyesatkan. Tahu iklan Baygon terbaru tentang Baygon biru yang tidak bikin batuk or wanginya segar? Itu iklan yang keterlaluan dan sangat menyesatkan, karena seolah-olah dengan menggunkan Baygon biru kita boleh tetap berada di ruangan saat penyemprotan terjadi.

    Saya sudah protes intern tapi tidak serius ditanggapi. Baygon mengandung 2 racun utama yaitu propoxur dan transfluthrin. Propoxur adalah senyawa karbamat (senyawa antaranya, MIC, pernah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan kerusakan syaraf ratusan ribu orang lainnya dalam kasus Bhopal di India) yang telah dilarang penggunaannya di luar negeri karena diduga kuat sebagai zat karsinogenik, sedangkan transfluthrin relatif aman hingga saat ini.

    Saya pernah kerja di pabrik propoxur for more than 1.5 years so I know much about this, saya juga pernah "mabuk" propoxur karena menyentuhnya dengan tangan yang sudah menggunakan sarung tangan... 7 hari panas dingin gak keruan. Kalau yang lain bagaimana?

    HIT yang promosinya sebagai obat nyamuk ampuh dan murah memang benar bahkan sedikit lebih ampuh dari Baygon tapi sangat berbahaya karena bukan hanya menggunakan Propoxur tapi juga DDVP atau dichlorvos, zat turunan chlorine yang sejak puluhan tahun dilarang penggunaannya di dunia.

    Murah tapi berbahaya, pilih mana? Sedangkan obat nyamuk lain seperti Baygon tutup hijau, Vape, Raid, dan Mortein memang non propoxur dan non DDVP tapi keampuhannya sangat diragukan, mereka hanya efektif melawan nyamuk Aedes tapi berantakan saat melawan nyamuk Culex sp (ini nyamuk malam yang sering gangguin kita). Wangi pada obat nyamuk aerosol maupun semprot semestinya justru menjadi indikasi bahwa kita tidak boleh berada di ruangan tersebut selama bau masih tercium, kurang lebih selama 1 jam.

    Obat nyamuk tipe lain bagaimana? Sama saja, obat nyamuk bakar jelas menghasilkan asap dan racun, jenis electrik pun tetap menghasilkan racun (HIT bahkan menggunakan propoxur untuk obat nyamuk elektiknya). Penggunanaan obat nyamuk dengan cara dibakar atau dengan listrik harus dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang baik, tidak boleh dalam ruangan tertutup karena racun dan asap yang dihasilkan akan mengurangi proporsi kandungan oksigen dalam ruangan.

    Kalau reppelent atau penolak nyamuk seperti Autan, Sari Puspa/Soffell, atau Lavender gimana? For your info: Ketiganya mengandung racun bernama Diethyltoluamide atau DEET. DEET ini sangat korosif, Autan tidak dapat disimpan dalam wadah plastik PVC atau besi karena dalam hitungan minggu akan mengikis lapisannya. Bayangkan bila itu kena kulit kita? Jadi sekali lagi telah terjadi pembohongan publik lewat iklan anti nyamuk yang lembut bagi kulit, mana mungkin zat yang jelas-jelas merusak kulit dapat merawat kulit, bahkan setelah ditambahi embel-embel menggunkan Aloe Vera atau zat pelembab lain tetap saja berbahaya, jangan gunakan pada kulit yang sensitif atau anak dibawah usia 2 tahun.

    Semuanya terserah anda....

    Best Regards,
    HIKMATUL FITROH
    Penulis kerja di Baygon.


    Iklan-iklan obat nyamuk yang bertebaran di berbagai stasiun televisi swasta begitu memikat dengan mengedapankan keunggulan tiap produk obat nyamuk. Celakanya, masyarakat kita mudah terpedaya dengan rayuan iklan. Barang-barang yang diiklankan ditelevisi maupun media cetak dan radio dianggap bagus. Masyarakat produk berani beriklan bila sudah mendapat izin dari pemerintah. Bila izin sudah keluar, berarti aman digunakan. Semestinya demikian, tapi kenyataannya sering menyimpang.

    Berbagai racun yang terkandung dalam obat nyamuk yang berfungsi untuk memusnahkan nyamuk sangat beraneka ragam seperti yang telah ditulis oleh Hikmatul Fitroh dalam emailnya. Racun tersebut antara lain Diklorvos, Propoxur dan transfluthrin.

    Dulu diklorvos memang termasuk salah satu pestisida handalan dalam mebasmi hama, karena itu Diklorvos digunakan dalam produk-produk pembasmi nyamuk dan serangga yang sering berkeliaran dalam rumah. Daya kerjanya cukup mengagumkan. Sekali semprot puluhan nyamuk dan serangga tewas. Namun Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan bahwa pestisida adalah racun pembasmi hama, jadi sudah pasti termasuk kelompok B3 yakni Bahan Beracun dan Berbahaya. Berhubung diklorvos termasuk jenis pestisida, maka obat anti nyamuk yang mengandung diklorvos tentu beracun dan berbahaya pula.

    Kekhawatiran YLKI ini sejalan dengan hasil telaah WHO (Badan Kesehatan Dunia). Badan Kesehatan Dunia ini menyatakan diklorvos (dichlorvos) termasuk bahan bahaya racun tinggi. Jenis bahan aktif ini dapat merusak sistem saraf, mengganggu sistem pernafasan, dan jantung.

    Telaah lebih lanjut mengungkapkan diklorvos sangat berpotensi menyebabkan kanker, menghambat pertumbuhan organ, serta kematian janin. Diklorvos juga merusak kemampuan reproduksi dan merusak produksi dan kualitas air susu ibu.

    Tak cuma manusia, lingkungan ikut menanggung “getahnya”. Bahan aktif jenis diklorvos menimbulkan gangguan cukup serius pada hewan maupun tumbuhan, sebab bahan ini memerlukan waktu yang lama untuk dapat terurai baik di udara, air, maupun tanah.

    Peristiwa inspeksi mendadak (sidak) terhadap pabrik obat antinyamuk HIT, PT Megasari Makmur (MM) yang dilakukan Direktur Sarana Produksi Pertanian Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Departemen Pertanian, Sputnik Sudjono, pada 7 Juni 2006 lalu menemukan fakta dua varian obat antinyamuk HIT tidak ramah lingkungan dan berbahaya bagi manusia. Dua varians produk itu adalah HIT jenis 2,1 A (dalam bentuk kemasan spray) dan jenis 17 L (dalam bentuk cairan). Keduanya terbukti mengandung diklorvas, senyawa kimia jenis pestisida yang terlarang digunakan dalam produk-produk rumah tangga.

    Kali ini tidak ada ampun lagi. Pemerintah memberi waktu dua bulan pada PT. PT. MM untuk menarik seluruh produk jenis 2,1 dan 17 L dari pasaran dan segera memusnahkannya. PT. MM juga diwajibkan untuk menghentikan iklan kedua produk tersebut dan menyebarkan pengumuman agar masyarakat menghentikan penggunaan dua produk HIT tersebut. Bila ingin berpromosi lagi, PT. PT. MM harus membuat format iklan baru. Tentunya ini hanya bisa terlaksana bila HIT betul-betul sudah bebas dari diklorvos. Jika dalam tempo dua bulan sejak 7 Juni 2006 produk terlarang itu masih beredar di pasaran, pemerintah akan mencabut izin produksi pabrik PT. MM. Tak hanya itu, kini PT. MM terjerat dengan pelanggaran UU Perlindungan Konsumen UU No. 8 Tahun 1999 dan terancam terkena sangsi berupa denda yang tidak sedikit nilainya karena dengan sengaja telah mengabaikan keselamatan konsumen demi kepentingan bisnis.

    Propoxur digolongkan bad actor karena daya racunnya tinggi. Jika terhirup maupun terserap tubuh dapat mengaburkan penglihatan, keringat berlebihan, pusing, sakit kepala, dan badan lemah. Propoxur juga menurunkan aktivitas enzim yang berperan pada saraf transmisi, dan berpengaruh buruk pada hati dan reproduksi. Di Amerika, propoxur hanya diizinkan terbatas untuk perkebunan dan pertanian dengan catatan para pekerjanya harus menggunakan peralatan pelindung.

    Pyrethroid termasuk racun kelas menengah. Efeknya bisa menyebabkan iritasi pada mata maupun kulit yang sensitif, dan menyebabkan penyakit asma. Pyrethroid yang digunakan pada obat antinyamuk umumnya berupa di-allethrin, transflutrin, bioallethrin, pralethrin, d-phenothrin, cyphenothrin, atau esbiothrin. Sedangkan pada obat antinyamuk jenis oles, zat aktif yang biasa digunakan adalah jenis DEET Diethyltoluamid. Zat aktif ini juga berefek mengiritasi kulit dan berbahaya bila mengenai selaput lendir tubuh dan permukaan kulit terluka.

    Setelah uraian panjang lebar terhadap bahaya racun yang terkandung dalam obat nyamuk di pasaran jadi kita harus bagaimana? Cara teraman adalah back to nature seperti jaman dahulu kala, kalau malam pakai kelambu, kalau siang pakai tangan atau raket listrik. Pemeliharaan tanaman yang dapat mengusir nyamuk, banyak dijual di bursa tanaman hias juga merupakan salah satu cara ter-aman secara natural.

    Obat nyamuk hanya digunakan bila gangguan memang sudah tak terkendali atau melebihi batas toleransi dan GUNAKAN DENGAN CARA YANG AMAN. Jangan pernah berfikir racun itu aman... beberapa memang ampuh tapi tak ada yang benar2 aman. Pilihlah yang efek racunnya paling kecil, jika sekedar untuk mengendalikan nyamuk maka pilihan terbaik adalah Baygon Tutup Hijau (racunnya transfluthrin dan Cyfluthrin), Vape, Mortein. Kalau perlu mengendalikan kecoa maka Baygon selain tutup hijau dan Mortein adalah pilihan terbaik. Untuk obat nyamuk bakar hampir sama semua.

    Obat nyamuk elektrik pilihannya ada pada Baygon dan Vape, sedangkan lotion penolak nyamuk antara Sari Puspa atau Autan (kandungan DEET 13 dan 12.5, sedangkan Lavender hingga 15).

    Yang terpenting dalam menggunakan obat nyamuk terutama dengan sistem spray (semprot) adalah ruangan harus diisolasi dari keberadaan manusia selama kurang lebih 15-30 menit. Setelah itu baru aman untuk jika digunakan oleh manusia.